Powered by Blogger.

Bahaya Onani Bagi Kesehatan

Bahaya onani masih menjadi perdebatan sampai
sekarang ini. Banyak dokter yang menyebutkan
bahwa melakukan onani tidak berbahaya dan tidak
akan membuat sperma habis. Tapi meski
demikian, tidak sedikit juga ahli medis yang
mengingatkan akan bahaya onani.

Berikut ini beberapa bahaya onani yang dirangkum
dari berbagai sumber:

1. Ejakulasi dini atau terlalu cepat selesai ketika
melakukan hubungan seks yang sebenarnya.
Ketika melakukan onani, biasanya orang cenderung
melakukannya secara terburu-buru dengan
harapan dapat segera mencapai orgasme. Cara
onani yang terburu-buru ini akan membiasakan
sistem syaraf untuk melakukan seks secara cepat
ketika sedang bercinta. Dan hasilnya adalah
ejakulasi dini.

2. Gairah seks yang lemah ketika sudah berumah
tangga. Keinginan untuk melakukan hubungan
seks kadang sangat rendah karena sudah terbiasa
melakukan onani ketika masih muda.

3. Orang-orang jaman dulu menyebut onani yang
berlebihan akan menyebabkan kebodohan karena
selalu membayangkan hal-hal porno dan orientasi
pikiran selalu negatif.

4. Badan jadi kurus dan lemah. Karena pikiran
selalu negatif dan berpikir yang porno-porno
membuat banyak energi yang terkuras. Hal ini
menyebabkan badan menjadi kurus kering.

5. Sulit menikmati hubungan seks yang
sebenarnya bersama wanita. Karena sejak remaja
sudah terbiasa merasakan seks secara manual atau
onani. Penis yang terbiasa dengan tekanan tertentu
dari tangan menjadi tidak responsif terhadap
rangsangan dari vagina.

6. Perasaan bersalah karena terlalu sering onani
menimbulkan rasa minder dan tidak percaya diri di
lingkungan sosial.

7. Bagi wanita muda yang senang masturbasi atau
onani bisa merobek lapisan hymen
keperawanannya.

8. Mengalami impotensi atau gagal ereksi ketika
berhubungan. Orang yang melakukan onani sudah
terbiasa menciptakan rangsangan yang bersifat
mental berupa khayalan-khayalan, hal tersebut
membuat penis tidak terbiasa dengan rangsangan
fisik ketika berhubungan seks yang sebenarnya.

9. Jadi sering melamun dan pikiran selalu negatif
membuat adaptasi sosial menjadi terbatas.

Masih banyak bahaya onani yang bisa timbul.
Meskipun bahaya-bahaya tersebut sebagian besar
bersifat psikis tetapi jika tidak segera diatasi akan
berdampak ke fisik juga.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Kesehatan dengan judul Bahaya Onani Bagi Kesehatan. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://z-mu.blogspot.com/2012/10/bahaya-onani-bagi-kesehatan.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: zaki Andromeda -

18 komentar untuk "Bahaya Onani Bagi Kesehatan"

  1. waaah banyak sekali yaa kekurangannyaaa
    :D

    salam berbagi

    ReplyDelete
  2. ternyata iya juga ya...pengalaman admin ya? [-(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.. admin mengutip dari banyak sumber broo... :>)

      Delete

  3. Good day! I simply would like to give you a big thumbs up for the excellent information you have here on this post. I am returning to your website for more soon.Arenabetting.org

    ReplyDelete
  4. Thanks for sharing. I hope it will be helpful for too many people that are searching for this topic.
    Packers and Movers Hyderabad
    Packers and Movers Pune
    Packers and Movers Mumbai

    ReplyDelete
  5. Thanks for sharing your info. I really appreciate your efforts and I will be waiting for your further write
    Packers and Movers in Bangalore
    Packers and Movers in Hyderabad
    Packers and Movers in Pune

    ReplyDelete
  6. I needed to thank you for this great read!! I certainly loved every little bit of it. I have got you saved as a favorite to look at new things you post…
    Arenabet Casino

    ReplyDelete
  7. Looking for affordable land? Well here in Canada especially on province of Ontario you can find agency where you can buy affordable lands like commercial and residential properties.
    Land for Sale

    ReplyDelete
  8. Greetings! Great assistance in such a document! It is the little improvements in which capitalize on critical improvements. Thanks intended for sharing!http://arenalucky.nichesite.org

    ReplyDelete